8 Kiat Agar Biaya Pernikahan Hemat Tapi Eventnya Tetap Romantis (bag.1)

Biaya Nikah saat ini sudah tidak murah lagi. Di Jakarta, paling tidak Anda harus menyiapkan biaya pernikahan sekitar Rp 50 juta untuk undangan sekitar 300 undangan atau sekitar 500 orang undangan. Adakah cara menghemat biaya nikah?

Kebanyakan calon pengantin berusaha menutupi biaya pernikahan dengan dua cara yang umum. Sebagian besar (sekitar 70 persen) pasangan yang akan menikah meminta bantuan dari orang tua mereka.Lalu sisanya sekitar 30 persen mencari pinjaman uang untuk pernikahan dari pihak perbankan.

Anda akan memilih yang mana? Pilihan ada di tangan Anda. Pastinya besaran dana berapa pun untuk biaya nikah anda akan habis dalam waktu beberapa jam saja saat hari resepsi pernikahan.

Iya benar, hari di mana anda menikah adalah hari paling Bahagia dan paling penting bagi setiap pasangan yang mulai menjalani hidup bersama dengan pasangan anda, sehingga nilai tersebut bisa diterima.

Namun, jika masih ada ruang untu berhemat, mengapa tidak Anda lakukan. Lihatlah komponen biaya pernikahan dengan lebih rasional sehingga biaya pernikahan benar-benar sesuai kebutuhan.

Di bawah ini kami akan memberikan kiat-kiat dalam penghematan biaya pernikahan yang bisa Anda gunakan yang kami ambil dari beberapa sumber. Meski hemat, pernikahan dijamin bisa tetap romantic, kok.

1.Membatasi Jumlah Tamu Yang Hadir

Memang sangat penting jika kita bisa mengundang seluruh keluarga dan teman-teman baik yang kita kenal. Namun jumlah tamu undangan ini sangat mempengaruhi biaya pernikahan.

Semakin banyak tamu, semakin besar biaya katering yang harus Anda siapkan. Biasanya keluarga dan pasangan yang hendak menikah mengundang tamu sebanyak 500 orang. Mengapa tidak Anda kurangi hingga 250 orang saja sehingga Anda bisa menghemat biaya katering.

Asumsinya begini, setiap tamu yang diundang butuh anggaran makanan senilai Rp.50.000 per kepala. Dengan anda mengundang 250 orang akan membutuhkan anggaran sebesar Rp.12,5 juta saja. Bandingkan jika Anda mengundang hingga 500 orang yang membutuhkan biaya hingga Rp 25 juta.

Mau menghemat dengan cara ini? Anda mesti memprioritaskan undangan untuk anggota keluarga dekat saja. Seperti paman atau bibi dari keluarga ayah dan ibu hingga teman dekat.

Bagaimana dengan teman yang belum diundang? Anda bisa ajak merayakan pernikahan di forum terbatas di waktu lain di restoran secara terbatas.

2,Mengelola Vendor Pernikahan

Pilih vendor pernikahan yang anda perlukan saja untuk penghematan anggaran, yakni catering, desainer undangan, fotografer, hingga event organizer.

Saat memilih vendor yang melayani jasa pernikahan, kasi tahu mereka bahwasanya anda hanya memerlukan jasa untuk catering 150-200 saja.

Ketika Anda mendapatkan penawaran harga dari vendor, Anda bisa bilang jika itu untuk acara pernikahan. Sekiranya vendor menaikkan harga, Anda bisa punya alasan kuat untuk bisa menawar harga yang ditawarkan.

3.Kerjasama Dengan Venddor Untuk Mengiklankan Layanan Jasanya Di Acara Resepsi Agar Mendapatkan Diskon

Jika Anda menyewa jasa lain untuk pernikahan seperti vendor band, DJ, toko bunga, katering, fotografer, dll, mintalah kepada mereka untuk mempromosikan jasa vendor di resepsi pernikahan agar biaya vendor bisa diturunkan.

Tempatkan kartu kecil di setiap meja, dengan catatan tentunya vendor itulah yang membuatkan jasa tersebut di resepsi pernikahan anda. lengkap dengan nomor kontak vendor.

Apabila ada yang tertarik untuk memakai jasa mereka di lain waktu, tamu undangan akan mudah menghubungi mereka. Dan cara ini cukup efektif agar vendor bersedia menurunkan harga jasa mereka.

Cobalah meminta diskon sekitar 20 persen untuk makanan, dekorasi, fotografi, dan lain-lain. Jika kita memperkirakan biaya normalnya Rp 15.000.000 untuk biaya dekorasi, Anda bisa hemat Rp. 3.000.000!

4.Mencari Vendor Catering

Biaya makanan untuk pernikahan memang mengambil porsi yang besar. Dari sisi ini pula Anda bisa menghemat, namun kualitasnya tidak dinomor duakan. Jangan sampai harganya murah, sehingga rasa makanannya mengecewakan para tamu spesial.

Cobalah mencari vendor katering pernikahan dari teman atau keluarga yang memiliki bisnis rumah makan atau restoran. Anggota keluarga atau teman yang memiliki restoran milik keluarga pasti akan memberikan yan terbaik dengan kualitas yang tetap terjaga. Mereka umumnya lebih memahami keterbatasan anggaran.

bersambung ke bagian 2 (klik di sini)

Leave a Reply